Konfigurasi Bios
BIOS adalah program yang berfungsi mengatur dan mengkonfigurasi system
komputer yang disimpan dalam chip BIOS. BIOS kepanjangan dari ( Basic
Input Output System ).
Nah itu tadi baru pengenalan BIOS sekarang kita masuk ke materi langsung aja CEKIDOT,...
BIOS (Besic
Input Output System) adalah program yang berfungsi mengatur dan
mengkonfigurasikan system computer, yang disimpan dalam sebuah chip Bios.
Chip
BIOS yang banyak digunakan yaitu :
1. Award
BIOS
2. AMI BIOS
3. PHOENIX
Langkah-
langkah mengatur (seting BIOS)
A.Langkah-langkah
masuk ke Bios
1. Hidupkan
Komputer
2. Tekan
Tombol Del berulang kali pada saat booting
3. Muncul
menu utama BIOS
B.Langkah-langkah
seting BIOS
Dari gambar
diatas dapat kita lihat menu utama dari Award Bios yang akan kita uraikan satu
persatu.
1.
Standart CMOS Setup
Menu untuk
mengatur konfigurasi standar setup BIOS, seperti mengatur tanggal, jam,
harddisk, floppy disk, dan sebagainya.
- Date : Diisi dengan tanggal, bulan, tahun, saat kita menseting bios.Tekanlah tombol Page Up atau Page Down untuk setiap kali melakukan perubahan setting.
- Time : Diisi dengan waktu (jam, menit dan detik)..
- Harddisk : Berisi spesifikasi Type, Size, Cyls, Head, Landz, dan Sector harddisk. Dan bias juga mengkonfigurasi Mode harddisk sesuai dengan spesifikasi harddisk.
- Drive A, Drive B : Berisi tipe floppy disk drive yang terpasang pada komputer. Settinglah floppy disk drive pada field ini sesuai tipe yang digunakan. Atau, pilihlah “None” jika floppy disk drive tidak dipasang.
- Video : Berisi tipe kartu grafis yang digunakan komputer. Pilihan yang diberikan biasanya “EGA/VGA. Pilihan lain yaitu : CGAA40, CGA80 atau MONO. Pilihlah salah satu type sesuai jenis kartu grafis yang digunakan.
- Halt On : Berisikan perintah yang dilakukan komputer termasuk menentukan waktu komputer berhenti bekerja (halt). Pilihlah “All Errors” sehingga komputer akan berhenti bekerja (halt) ketika terjadi kesalahan pada sistem.
2.
BIOS Features Setup
Menu untuk
mengatur konfigurasi fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh BIOS, seperti :
mencegah virus, menentukan awal booting, mempercepat booting, dan sebagainya.
- Virus Warning : Berfungsi mendeteksi dan mencegah penyebaran virus. (pilih “disabled”)
- CPU Internal Cache : Berfungsi mengaktifkan dan menonaktifkan (enable/disable) CPU Internal Cache (cache-memory level 1) yang ada pada prosesor sebagai penampung data sementara akan diolah oleh prosesor. (pilih “enabled”)
- External Cache : Berfungsi meningkatkan performa sistem. (pilih “enabled”). Dengan pilihan tersebut sistem akan menggunakan cache memory lain yang ada pada sistem untuk menampung sementara data yang akan diproses oleh prosesor.
- Quick Power On Self Test : Berfungsi memeriksa komponen-komponen komputer pada saat melakukan cold boot. Apabila memilih “disabled”, komputer akan melakukan proses lebih lama, seperti memeriksa memori hingga tiga kali. Pilih “enabled”, agar komputer melakukan proses lebih singkat dan cepat
- Boot Sequence : Berfungsi menentukan urutan proses booting. Pilihlah “C Only”. agar komputer melakukan booting hanya dari harddisk. Jika urutan booting dimulai dari floppy disk drive, ubahlah menjadi “A
- Swap Floppy Drive : Berfungsi menukar posisi drive A dan drive B. Jika memilih “enabled”, drive A akan menjadi drive B, demikian sebaliknya. Apabila komputer hanya memiliki drive A, pilihlah “disabled” sebagai pilihan yang lebih aman.
- Boot Up Floppy Seek : Berfungsi mengetahui jenis track yang digunakan oleh disk drive. Pilih “disabled” untuk mempercepat booting.
- Boot Up Numlock Status : Berfungsi mengaktifkan tombol numlock pada saat komputer boot. Pilih, “on” agar BIOS mengaktifkan fungsi numlock extended At-keyboard pada saat booting. Anda juga dapat memilih “off”.
- Boot Up System Speed : Berfungsi menentukan keadaan komputer pada saat boot up. Pilihlah “high”, agar komputer melakukan proses lebih cepat.
- Security Option : Berfungsi menentukan kapan password akan diaktifkan. Jika memilih “setup”, komputer akan meminta password pada saat BIOS-setup dijalankan. Dan jika memilih “System”, komputer akan meminta password pada setiap kali komputer melakukan booting. Konfigurasilah security option sesuai kebutuhan Anda.
- OS Selector for Dram : > 64 MB Berfungsi menentukan konfigurasi kapasitas memori yang digunakan. Jika menggunakan memori lebih dari 64 MB, pilihlah “OS2″. Jika menggunakan memori lebih kecil dari 64 MB, pilihlah “Non-OS2″.
3.
Chipset Feature Setup
Menu untuk
mengatur konfigurasi fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh chipset, misalnya
timing memori. Fasilitas ini berpengaruh pada kinerja komputer secara
keseluruhan.
4.
Power Management Setup
Menu untuk
mengatur kinerja perangkat-perangkat sehingga memungkinkan untuk menghemat
energi komputer.
- HDD Power Down : Berfungsi mengatur kinerja harddisk. Pilihlah “Enabled” agar harddisk akan dimatikan secara otomatis dalam selang waktu tertentu. Atau pilihlah “Disabled” agar harddisk terus aktif (tidak dimatikan) baik pada saat melakukan atau tidak melakukan suatu aktivitas pekerjaan.
- VGA Active Monitor : Berfungsi mengatur kinerja harddisk. Pilihlah “Enabled” agar monitor akan dimatikan secara otomatis jika dalam selang waktu tertentu. Atau pilihlah “Disabled” agar monitor terus aktif (tidak dimatikan) baik pada saat melakukan atau tidak melakukan suatu aktivitas pekerjaan.
5.
PNP/PCI Configuration
Menu untuk
konfigurasi perangkat-perangkat dan PCI, seperti alokasi IRQ.
6.
Integrated Pheriperals
Menu untuk
mengkonfigurasikan fasilitas-fasliitas yang berhubungan dengan perangkat
terhubung dengan motherboard seperti harddisk controller, floppy disk
controller, serial dan parallel port meliputi konfigurasi port dan IRQ. Non
aktifkan yang tidak dibutuhkan untuk membebaskan IRQ.
7.
Load Setup Defaults
Menu untuk
meningkatkan kinerja komputer secara instant. Apabila komputer berjalan stabil
dengan setting ini, Anda dapat melakukan konfigurasi setting tambahan.
8.
Supervisor Password
Menu untuk
membuat password supervisor, password ini berlaku untuk proses booting dan
proses konfigurasi setup BIOS. Dengan kata lain, setiap orang tidak dapat
mengaktifkan sistem operasi memasuki dan melakukan perubahan setup jika tidak
dapat melewati password yang ini. melindunginya. Buatlah password supervisor
atau abaikan jika dirasa tidak perlu.
9.
User Password
Menu untuk
membuat password user, password ini hanya berlaku untuk proses booting saja dan
tidak bisa digunakan untuk mengubah konfigurasi setup BIOS. Dengan kata lain,
sistem operasi tidak akan diaktifkan selama pengguna tidak melewati password
akan tetapi dapat melakukan perubahan konfigurasi setup. Buatlah password user
atau abaikan jika dirasa tidak perlu.
10.
IDE HDD Auto Detiction
Menu untuk
mendeteksi parameter-parameter harddisk yang dikenali komputer, seperti Type,
Size, Cyls, Sector, Mode, dan sebagainya. Gunakanlah setting “Yes” untuk port
yang aktif, dan settinglah “No” untuk port yang tidak digunakan.
11.
HDD Low Level Format
Menu untuk
melakukan proses format harddisk. Tidak semua komputer memiliki BIOS dengan
fasilitas ini.
12.
Save & Exit Setup
Menu untuk
menyimpan berbagai kemungkinan perubahan konfigurasi setup dan keluar dari
setup BIOS.
13.
Exit Without Saving
Menu untuk
mengabaikan berbagai kemungkinan perubahan konfigurasi setup dan keluar dari
setup BIOS.
Ada beberapa
cara untuk masuk ke Setup BIOS yaitu diantaranya :
AMI
BIOS : Del
AwardBIOS :
Ctr1+A1t+E sc
Esc
Del
PhoenixBIOS
: Ctrl+Alt+Esc
Ctr1+A1t+F 1
Ctrl+Alt+ S
Ctr1+Alt+Enter
Ctrl +Alt+ F
11
Ctr1+Alt+Ins
Tutorial Instal dan Aktivasi Adobe Master Collection CS 5
Pada kesempatan kali ini saya akan share Tutorial Instal dan Aktivasi Adobe Master Collection CS 5. Tutorial ini saya persembahkan buat sobat blogger yang sudah order Adobe Master Collection CS 5 agar lebih mudah dalam aktivasi nanti. Emangnya sulit yah?? Sulit sih kaga, cuma kita memerlukan sedikit trik agar Adobe Master Collection CS 5 terinstal dengan baik dan tentu saja menjadi full version. Penasaran?? Cekidot,,
Untuk menginstal Adobe Master Collection CS 5, pertama sobat blogger harus ke “C:\windows\system32\drivers\etc”, kemudian edit (open) file yang bernama “host” dengan notepad atau aplikasi lain nya. Tambahkan code berikut :
127.0.0.1 activate.adobe.com
127.0.0.1 practivate.adobe.com
127.0.0.1 ereg.adobe.com
127.0.0.1 activate.wip3.adobe.com
127.0.0.1 wip3.adobe.com
127.0.0.1 3dns-3.adobe.com
127.0.0.1 3dns-2.adobe.com
127.0.0.1 adobe-dns.adobe.com
127.0.0.1 adobe-dns-2.adobe.com
127.0.0.1 adobe-dns-3.adobe.com
127.0.0.1 ereg.wip3.adobe.com
127.0.0.1 activate-sea.adobe.com
127.0.0.1 wwis-dubc1-vip60.adobe.com
127.0.0.1 activate-sjc0.adobe.com
127.0.0.1 wwis-dubc1-vip60.adobe.com
Sehingga jadi seperti gambar dibawah. Kalau sobat blogger bingung, silahkan jalankan keygen nya aja, abis itu klik patch.

Sudah?? Kalau sudah, sekarang saatnya ekstact file installer nya dahulu (tahap sebelum menginstall). Klik “setup.exe”
Proses ekstrak pun akan segera dimulai, jangan lupa untuk siapkan DVD Disk 2 nya yah.
Sampai sini saya anggap anda sudah berhasil mengekstraknya.
Sekarang anda ke “C:\TempInstall\Adobe CS5 Master Collection\Adobe CS5″. (lokasi bisa berbeda, tergantung anda menentukan nya pas ekstrak, tapi secara default akan berada di lokasi di atas).
Klik “set-up.exe” maka muncul “initializing installer”.
Klik “Accept”. Masukan SN berikut ini :
1325-1118-5864-4422-1094-1166
1325-1558-5864-4422-1094-1126
1325-1958-5864-4422-1094-1178

Sehabis memasukan SN, jangan lupa untuk memilih languages untuk melanjutkan tahap selanjutnya.
Dibagian adobe ID, sobat blogger pilih skip aja.
Pilih komponen yang akan sobat blogger instal, semakin banyak semakin lama sob proses install nya, saya aja cuma instal photoshop CS 5 aja, abis yang lain nggak pernah di pake. Hehehe

Proses install pun akan berlangsung.

Selesai, kini Adobe Master Collection CS 5 anda sudah berhasil di aktivasi.

UPDATE (22072010) : Berhubung banyak yang bertanya “Apa bedanya Adobe Master collection CS 5 dengan adobe yang lain??” Maka jawaban nya, adalah,,, (pake nada fitri di mising lyrik yah,, heheh)
Jawaban :
Adobe Master Collection CS 5 merupakan kumpulan aplikasi dari adobe CS 5 yang terdapat dalam 1 file installer.
Aplikasi Yang terdapat didalam Adobe CS5 Master Collection :
UPDATE (06112010) : Untuk sobat blogger yang sudah mencoba tutorial di atas namun sering mendapatkan notifikasi invalid serial number, bisa mendownload crack terbaru disini.
NB : Buat sobat blogger yang ingin mendownload nya, silahkan aja langsung download di website adobe nya, tapi ingat harus daftar/login dulu yah (free). Sebelum klik link download di bawah, sobat blogger harus sudah dalam keadaan login yah. Kalau males download atau koneksi terbatas, silahkan aja order di xp-store.
Untuk menginstal Adobe Master Collection CS 5, pertama sobat blogger harus ke “C:\windows\system32\drivers\etc”, kemudian edit (open) file yang bernama “host” dengan notepad atau aplikasi lain nya. Tambahkan code berikut :
127.0.0.1 activate.adobe.com
127.0.0.1 practivate.adobe.com
127.0.0.1 ereg.adobe.com
127.0.0.1 activate.wip3.adobe.com
127.0.0.1 wip3.adobe.com
127.0.0.1 3dns-3.adobe.com
127.0.0.1 3dns-2.adobe.com
127.0.0.1 adobe-dns.adobe.com
127.0.0.1 adobe-dns-2.adobe.com
127.0.0.1 adobe-dns-3.adobe.com
127.0.0.1 ereg.wip3.adobe.com
127.0.0.1 activate-sea.adobe.com
127.0.0.1 wwis-dubc1-vip60.adobe.com
127.0.0.1 activate-sjc0.adobe.com
127.0.0.1 wwis-dubc1-vip60.adobe.com
Sehingga jadi seperti gambar dibawah. Kalau sobat blogger bingung, silahkan jalankan keygen nya aja, abis itu klik patch.

Sudah?? Kalau sudah, sekarang saatnya ekstact file installer nya dahulu (tahap sebelum menginstall). Klik “setup.exe”
Proses ekstrak pun akan segera dimulai, jangan lupa untuk siapkan DVD Disk 2 nya yah.
Sampai sini saya anggap anda sudah berhasil mengekstraknya.
Sekarang anda ke “C:\TempInstall\Adobe CS5 Master Collection\Adobe CS5″. (lokasi bisa berbeda, tergantung anda menentukan nya pas ekstrak, tapi secara default akan berada di lokasi di atas).
Klik “set-up.exe” maka muncul “initializing installer”.
Klik “Accept”. Masukan SN berikut ini :
1325-1118-5864-4422-1094-1166
1325-1558-5864-4422-1094-1126
1325-1958-5864-4422-1094-1178

Sehabis memasukan SN, jangan lupa untuk memilih languages untuk melanjutkan tahap selanjutnya.
Dibagian adobe ID, sobat blogger pilih skip aja.
Pilih komponen yang akan sobat blogger instal, semakin banyak semakin lama sob proses install nya, saya aja cuma instal photoshop CS 5 aja, abis yang lain nggak pernah di pake. Hehehe

Proses install pun akan berlangsung.

Selesai, kini Adobe Master Collection CS 5 anda sudah berhasil di aktivasi.

UPDATE (22072010) : Berhubung banyak yang bertanya “Apa bedanya Adobe Master collection CS 5 dengan adobe yang lain??” Maka jawaban nya, adalah,,, (pake nada fitri di mising lyrik yah,, heheh)
Jawaban :
Adobe Master Collection CS 5 merupakan kumpulan aplikasi dari adobe CS 5 yang terdapat dalam 1 file installer.
Aplikasi Yang terdapat didalam Adobe CS5 Master Collection :
- Adobe Photoshop® CS5 Extended
- Adobe Illustrator® CS5
- Adobe InDesign® CS5
- Adobe Flash Professional CS5
- Adobe Flash Builder™ 4
- Adobe Dreamweaver® CS5
- Adobe Fireworks® CS5
- Adobe Contribute® CS5
- Adobe Premiere Pro CS5
- Adobe After Effects CS5
- Adobe Premiere Pro CS5
- Adobe After Effects CS5
- Adobe Soundbooth® CS5
- Adobe OnLocation™ CS5
- Adobe Encore® CS5
- Adobe Bridge CS5
- Adobe Device Central CS5
UPDATE (06112010) : Untuk sobat blogger yang sudah mencoba tutorial di atas namun sering mendapatkan notifikasi invalid serial number, bisa mendownload crack terbaru disini.
NB : Buat sobat blogger yang ingin mendownload nya, silahkan aja langsung download di website adobe nya, tapi ingat harus daftar/login dulu yah (free). Sebelum klik link download di bawah, sobat blogger harus sudah dalam keadaan login yah. Kalau males download atau koneksi terbatas, silahkan aja order di xp-store.
Panduan instalasi Linux Ubuntu V.9.04 Berbasis Text
Panduan instalasi Linux Ubuntu V.9.04 Berbasis Text
Masukan CD Ubuntu 9.04 text ke dalam drive CD/DVD-ROM. Jika komputer
belum langsung boot melalui CD/DVD, reboot komputer dan atur urutan
First-Boot BIOS dari CD/DVD-ROM.
Tunggu beberapa saat hingga installer Ubuntu 9.04 text menampilkan
pilihan boot seperti terlihat pada berikut. Pilih option "Install
Ubuntu" dan tekan Enter untuk masuk ke menu instalasi Ubuntu. Namun jika
Anda ingin menginstalasikan Ubuntu sebagai LTSP server, tekan F4 untuk
masuk ke menu Modes, lalu pilih opsi Install an LTSP server.
Pada halaman awal menu instalasi Ubuntu 9.04 adalah menu pemilihan
bahasa. Pilih bahasa yang ingin Anda gunakan pada saat proses instalasi,
kemudian tekan Enter.
Pada menu pilihan keyboard, default keyboard layout adalah USA. Jika
masih belum yakin, silahkan test mengetikan karakter pada test box yang
telah disediakan. Setelah yakin dengan pilihan Anda, tekan Enter.
Pada pilihan zona waktu, klik pada peta atau pilihan kota untuk
menentukan zona waktu yang ingin Anda gunakan, kemudian tekan Enter.
Langkah selanjutnya adalah tahapan yang terpenting, yakni tahapan
persiapan pembuatan partisi. Terdapat beberapa pilihan pada menu ini,
yaitu:
- Guided - Use entire disk. Option ini akan menggunakan seluruh kapasitas harddisk yang ada untuk proses instalasi.
- Guided - Use entire disk and setup LVM. Option ini akan menggunakan seluruh kapasitas harddisk yang ada untuk proses instalasi, dan dijadikan 96%sebagai partisi LVM (Logical Volume Manager).
- Guided - Use entire disk and setup encrypted LVM. Option ini akan menggunakan seluruh kapasitas harddisk yang ada untuk proses instalasi, dan dijadikan sebagai partisi LVM (Logical Volume Manager) yang terenkripsi.
- Manual. Pilihan ini memberikan Anda kebebasan untuk membuat partisi secara manual. Selama dilakukan dengan hati-hati, pilihan ini tergolong aman. Sebagai latihan untuk membuat partisi, pilih option Manual lalu tekan Enter.
Selanjutnya adalah halaman pembuatan partisi. Proses instalasi
membutuhkan setidaknya 2 partisi, yakni partisi sistem dan partisi swap.
Pada Gambar dibawah, terlihat partisi sebesar +/- 15 GB. Klik pada
bagian partisi yang besar, lalu klik Create.
Tahapan pertama kita akan membuat partisi sistem. Tentukan besarnya
ukuran partisi sistem yang ingin digunakan dalam kotak New partition
size (dalam contoh ini partisi sistem diberikan ukuran 14501 MB atau +/-
14 GB). Pada option Use as, pilih Ext3/Ext4 journaling sebagai tipe
filesystem yang akan digunakan. Untuk pilihan Mount point, isikan dengan
/. Setelah selesai, klik OK.
Langkah kedua adalah pembuatan partisi swap. Klik pada kolom device yang
masih bertuliskan free space, lalu klik button New partition table.
Tentukan besar ukuran partisi swap yang ingin digunakan. Pada umumnya,
besar partisi swap adalah 2x besar ukuran RAM. Pada option Use as, pilih
swap area, lalu klik OK.
Proses pembuatan partisi sistem dan partisi swap telah selesai
dilakukan. Hasilnya dapat terlihat seperti pada Gambar dibawah ini.
Setelah yakin dengan pembuatan partisi, pilih opsi Finish partitioning
and write changes to disk.
Tak berapa lama kemudian, akan tampil halaman Partition Disk. Pilih opsi Yes, untuk melakukan proses perubahan ke harddisk.
Berikutnya adalah halaman Set up users and password. Anda diminta untuk
memasukan nama dan password yang akan digunakan pada sistem Ubuntu Anda.
Untuk user, jangan gunakan wild character. Untuk password, isikan
dengan gabungan karakter yang sulit ditebak namun mudah Anda ingat.
Proses instalasi akan segera berlangsung. Tunggu beberapa saat hingga tahapan instalasi ini selesai dilakukan.
Proses instalasi selesai. Keluarkan CD dari drive CD-ROM, lalu Restart PC Anda.
Setelah PC di restart, pada menu GRUB pilih Ubuntu 9.04 untuk masuk ke halaman desktop Ubuntu 9.04.
Sampai tahapan ini, Anda dapat segera menikmati keindahan desktop Ubuntu 9.04.
Mohon maaf jika ada kesalahan di setiap panduan instalasinya , bila ada
yang ingin disampaikan , jangan lupa untuk komentarnya , terima kasih .
LANGKAH-LANGKAH INSTALASI OPERATING SISTEM WINDOWS XP
1. Siapkan CD Master Microsoft Windows XP.
Dalam pembelian CD Windows XP ada dua pilihan, versi tray dan versi box, untuk versi tray hanya berbentuk cd dan buku manual saja, sedangkan untuk versi box ada boxnya.
Masuklah ke menu BIOS untuk mencari fasilitas boot pertama kali lewat CD/DV ROM. Tergantung BIOS yang ada, bisa menekan tombol DEL /ESC/F1 berulang-ulang saat pertama kali komputer di hidupkan.
Sebagai contoh ini adalah Award BIOS, pada gambar yang dilingkari ubahlah menjadi CD/DVD, jika sudah simpan perubahan tersebut dengan menekan F10, setelah itu simpan setting tersebut dan keluar.
Proses booting akan mendeteksi CD/DVD dahulu, jika benar maka akan muncul proses instalasi Microsoft Windows ( selanjutnya disebut saja dengan Windows ). Tekan sembarang tombol untuk memasuki proses instalasi Windows.
Ada 3 pilihan.
a. To set up Windows XP now, press ENTER
Maksudnya kita kita memulai melakukan instalasi Windows, maka cukup menekan tombol ENTER
b. To repair a Windows X installation using Recovery Console, press R
Maksudnya bahwa untuk recovery Windows jika terjadi masalah sistem tetapi ini jika kita sudah menginstall Windows terlebih dahulu
c. To quit Setup without installaion Windows XP, press F3
Tujuannya adalah membatalkan proses instalasi Windows.
3. Jika kita menekan ENTER maka kita akan menuju langkah selanjutnya yaitu persyaratan untuk tunduk pada Licensing Agreement, dan anda harus menjawabnya dengan menekan F8, jika tidak dijawab atau di tolak maka anda tidak akan dapat meneruskan proses instalasi, jika anda setuju terhadap persyaratan tersebut ( siapa pernah baca peraturan ? ) maka akan masuk tahap berikutnya.
Maksudnya proses instalasi membaca adanya satu hardisk yang besarnya 19093 M atau 20 GB, jika anda dah yakin sesuai keberadaan hardisk tersebut tekan enter saja, untuk melakukan proses formating hardisk, format hardisk adalah membentuk blok dan cluster di dalam kepingan hardisk.
5. Proses formating hardisk
Ini contoh proses formating sedang berlangsung.
6. Proses selanjutnya akan secara otomatis meload file-file windows untuk dicopy ke dalam hardisk.
Jika selesai tercopy saatnya booting ulang, alias restart dengan sendirinya.
Proses instalasi selanjutnya akan dimulai dengan munculnya logo Windows
Ucapan Welcome to Microsoft Windows jika berhasil akan muncul
seperti gambar di atas, kita memasukan nama pengguna dengan menekan
tombol di sebelah kanan bawah.
Langkah selanjutnya bisa anda teruskan sendiri.
Dalam pembelian CD Windows XP ada dua pilihan, versi tray dan versi box, untuk versi tray hanya berbentuk cd dan buku manual saja, sedangkan untuk versi box ada boxnya.
Masuklah ke menu BIOS untuk mencari fasilitas boot pertama kali lewat CD/DV ROM. Tergantung BIOS yang ada, bisa menekan tombol DEL /ESC/F1 berulang-ulang saat pertama kali komputer di hidupkan.
Sebagai contoh ini adalah Award BIOS, pada gambar yang dilingkari ubahlah menjadi CD/DVD, jika sudah simpan perubahan tersebut dengan menekan F10, setelah itu simpan setting tersebut dan keluar.
Proses booting akan mendeteksi CD/DVD dahulu, jika benar maka akan muncul proses instalasi Microsoft Windows ( selanjutnya disebut saja dengan Windows ). Tekan sembarang tombol untuk memasuki proses instalasi Windows.
1. CD Windows XP akan dibaca, dan akan
keluar keterangan yang membingungkan di bawahnya, itu adalah indikasi
bawah Windows sedang meload file-file tertentu untuk proses instalasi.
2. Jika Windows sudah selesai membaca file-file tersebut maka akan muncul tampilan “Welcome Setup“ berikut
Ada 3 pilihan.
a. To set up Windows XP now, press ENTER
Maksudnya kita kita memulai melakukan instalasi Windows, maka cukup menekan tombol ENTER
b. To repair a Windows X installation using Recovery Console, press R
Maksudnya bahwa untuk recovery Windows jika terjadi masalah sistem tetapi ini jika kita sudah menginstall Windows terlebih dahulu
c. To quit Setup without installaion Windows XP, press F3
Tujuannya adalah membatalkan proses instalasi Windows.
3. Jika kita menekan ENTER maka kita akan menuju langkah selanjutnya yaitu persyaratan untuk tunduk pada Licensing Agreement, dan anda harus menjawabnya dengan menekan F8, jika tidak dijawab atau di tolak maka anda tidak akan dapat meneruskan proses instalasi, jika anda setuju terhadap persyaratan tersebut ( siapa pernah baca peraturan ? ) maka akan masuk tahap berikutnya.
4. Jika anda setuju sekarang saatnya
masuk ke proses pemilihan partisi hardisk, seandainya hardisk tersebut
masuk baru maka akan ada tampilan seperti ini
Maksudnya proses instalasi membaca adanya satu hardisk yang besarnya 19093 M atau 20 GB, jika anda dah yakin sesuai keberadaan hardisk tersebut tekan enter saja, untuk melakukan proses formating hardisk, format hardisk adalah membentuk blok dan cluster di dalam kepingan hardisk.
5. Proses formating hardisk
Anda bisa memilih tipe partisi, bisa FAT
atau NTFS. Jika pilihan sudah benar pilih salah satu dan tekan enter,
maka instalasi akan meneruskan ke tahap selanjutnya.
Ini contoh proses formating sedang berlangsung.
6. Proses selanjutnya akan secara otomatis meload file-file windows untuk dicopy ke dalam hardisk.
Jika selesai tercopy saatnya booting ulang, alias restart dengan sendirinya.
Proses instalasi selanjutnya akan dimulai dengan munculnya logo Windows
7. Setelah melewati tahap ini kita
diminta untuk memasukan parameter yang diminta dalam proses instalasi.
Regional and Language Options, adalah memasukan lokasi dan bahasa yang
digunakan, untuk bahasa Indonesia saat ini belum ada, kecuali dalam
Windows XP Starter Edition.
8. Tahap selanjutnya adalah memasukan nama dan perusahaan anda.
9. Memasukan 25 key yang ada di box atau cd
10. Proses selanjutnya memasukan
password sistem, password di sini bukan password saat kita masuk ke
Windows, tetapi password yang akan digunakan jika kita hendak mereparasi
windows atau masuk safe mode
11. Memasukan setting jam dan tanggal serta Time Zone
12. Setting network bisa anda abaikan dengan tekan typical saja
Sampai tahap ini kita akan menunggu
sampai Windows selesai melakukan instalasi, jika proses selesai Windows
akan melakukan restart atau booting ulang. Setelah booting ulang maka
Windows akan melakukan setting lagi bagi pengguna atau final setup,
setting terakhir dan Windows akan mulai bisa digunakan secara default.
Langkah selanjutnya bisa anda teruskan sendiri.
Selesai dengan tampilnya desktop Windows XP














